Elektrolit

“Lirik Lagu Zein Panzer – Elektrolit” adalah sebuah karya musik rap yang kuat yang menghadirkan pesan sosial yang mendalam. Diciptakan oleh rapper Zein Panzer, lagu ini menggambarkan pandangan tentang berbagai isu sosial dan politik yang relevan di Indonesia dan dunia saat ini. Dengan lirik-lirik yang kuat dan ritme yang energetik, “Elektrolit” menyoroti kebutuhan akan kesadaran dan pemahaman yang lebih dalam terhadap masalah-masalah ini.

Lirik Lagu Elektrolit

Bakuca mulu kuca govern, malas tau deng setang potar
Bongkar ka bawa, cabu lapis deng akar-akar
Jek pung karja ubah kawan jadi lawan
Sandiri biking kaco lalu datang jadi pahlawan
Ah katorang ini bosan prang
Katong butuh kehidupan bukan jalan sa yang trang
Memang katorang monyet kamorang tampan
Yang skola tinggi tinggi cuma par bale bakar hutan
Dengar monyet butuh oksigen
Butuh dari pohong pohong bukang dari avatar aang
Rakyat kecil talang paluru nyasar
Bos muka alus tapi kaki tangan kasar
Lah katorang ini salah apa
Sampe nyawa jadi mainan la katorang ini sapa
Manusia ka binatang coba bilang dolo ka
Barang orang kulit putih suci apa talalu ka
Yeah media alay makin jadi
Malah ikut jilat liur abu janda bin keladi
Politikus amatiran blaga nasionalis
Tikus jual cibiran dianggap paling moralis

Aduh dikit dikit FPI
Barangkali ayam berkokok itu ulah FPI
Difitnah macam macam lah, tuduh p-rnografi lah
Tutup lokalisasi dianggap hina pancasila lah
Dengar barenti tipu masyarakat
Deng kase tako syariat macam tong seng kanal zakat
Kalo gitu seng usah sholat karna itu juga syariat
Kalo gitu seng usah mandi karna itu juga syariat
Apa? dikit dikit Habib Rizieq
Jadi madu politik par hapus topik sembako naik
Harga pica meroket, Joko sibuk bajoget
Utang Indo manumpuk baru gade rumahnya monyet
Aduh rakyat versus TNI
Orang usash prajurit korban teori bakmi
Elit pangko kaki liburan di Amerika
Yang miskin tamba sesat karna percaya pada boneka

Wow badan penguras jaminan sosial
Alih alih sejahtera cuma tagai di media sosial
Bilang indo tu jaya tapi tumpul di TKI
Dikit dikit indo tu kaya tapi tumpul di super mie
Oke, pribumi atas nama
Negara yang tercinta lagi diadu soal agama
Koruptor bunuh bangsa pake trik hipno syair
Tenaga kerja asing jadi bunga di tanah air
Lex seng bisa disenyumin aja
Ini rap sambungan tempo yang sesingkat singkat aja
Bilang presiden kalo dia bukan raja
Karna raja haram tunduk pada penjajah

Buta huruf cuma tau satu deng dua
Tahang ego deng cake berita hoax tu sampe tua
Jaga jaga tahun muka hati-hati jua
Inga di tampa wisata bulenya intel semua
Buta huruf cuma tau satu deng dua
Tahang ego deng cake berita hoax tu sampe tua
Jaga jaga tahun muka hati hati jua
Inga di tampa wisata bulenya intel semua
Buta huruf cuma tau satu deng dua
Tahang ego deng cake berita hoax tu sampe tua
Jaga jaga tahun muka hati hati jua
Inga di tampa wisata bulenya intel semua
Kalo kaco jang bunu ana bangsa
Kasiang jua dong seng tau apa apa
Jaman adu domba mera bunu puti
Basodara laeng bakubiking bakukuti

Yeah aparat tu manusia
Rakyat manusia bukan ko sa manusia
Dengar ini elit beta rap kupas kulit
Zein Panzer putra Kei pung rap elektrolit
Yeah beta mo bilang satu lae
Kalo memang ada masalah tu bicara bae-bae
Jang sdiki sdiki maeng blokir internet
Lama lama Wiranto dijuluki bapa internet
Yeah pemimpin bilang mari bangkit
Bangkit bangkit seng bole bilang sakit
Biaya tikang tikang pasien pu ulu hati
Joko e rakyat susah tamba makang hati
Aduh beta mo bilang jua Tuang
Katorang dari timur bukang bangsa tabuang buang
Saakan para Sultan seng tau cara berjuang
Kamorang tau itu mar su bakar dong pung daluang

Deskripsi

Lirik lagu “Elektrolit” oleh Zein Panzer adalah sebuah pernyataan yang kuat tentang berbagai isu sosial dan politik yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia dan dunia pada umumnya. Zein Panzer membawakan lirik-lirik ini dengan energi dan kejelasan yang mengejutkan.

Lirik lagu ini mencakup berbagai topik, termasuk politik, korupsi, tenaga kerja asing, media sosial, ketidakpedulian, dan bahkan isu-isu budaya. Zein Panzer menggunakan kata-kata tajam untuk menyoroti ketidakadilan dan ketidaksetaraan, seraya mengajak pendengar untuk lebih sadar terhadap masalah-masalah ini.

Dia juga mengejek para pemimpin politik yang sering berbicara tentang kemakmuran sementara rakyat menderita. Zein Panzer dengan tegas menyatakan bahwa rakyat perlu menggagas perubahan dan melawan ketidakadilan. Lirik ini menciptakan gambaran yang kuat tentang tekanan yang dihadapi oleh rakyat dan keinginan untuk memperjuangkan kebenaran dan keadilan.

FAQs

Siapa Zein Panzer?

Zein Panzer adalah seorang rapper asal Kepulauan Kei, Maluku, yang terkenal dengan lirik-lirik yang tajam dan pesan sosial dalam musiknya.

Apa pesan yang ingin disampaikan oleh Zein Panzer melalui lagu “Elektrolit”?

Melalui “Elektrolit,” Zein Panzer ingin menyampaikan pesan tentang kesadaran sosial, ketidaksetaraan, dan kebutuhan untuk melawan ketidakadilan. Lagu ini mengkritik berbagai isu sosial dan politik yang relevan.

Apa yang membuat lirik lagu ini begitu kuat?

Lirik lagu “Elektrolit” kuat karena penggunaan bahasa yang tajam dan jujur dalam menghadapi isu-isu sosial yang sulit. Zein Panzer dengan berani mengekspresikan pandangannya melalui lirik-lirik yang penuh semangat.

Apa pesan kunci dari lagu ini?

Pesan kunci dari lagu ini adalah perlunya kesadaran, tindakan, dan perubahan dalam menghadapi isu-isu sosial dan politik yang memengaruhi masyarakat.

Apakah lirik lagu ini hanya berbicara tentang masalah Indonesia?

Meskipun lirik lagu ini berbicara tentang isu-isu yang relevan di Indonesia, pesan-pesan dalam lagu ini dapat diterapkan secara lebih luas di tingkat global, mengingat bahwa banyak isu yang disentuh adalah isu-isu umum yang dihadapi oleh banyak negara.

Lirik lagu “Elektrolit” oleh Zein Panzer adalah contoh kuat dari bagaimana seni musik, khususnya rap, dapat digunakan untuk menyampaikan pesan sosial yang mendalam dan menggerakkan pendengar untuk lebih peduli dan bertindak terhadap isu-isu yang relevan dalam masyarakat.

Credits

Written By
Zein Panzer/10
Release Date
July 6, 2020/10
Copyright ℗
Rap Nomor Satu/10
Distributor
RouteNote/10

You cannot copy content of this page